Letter About Him

May 9, 2009 at 11:32 pm 3 comments

Tuhan yang baik,
Saya sedang tak punya teman bicara,
Pun saya tahu diriMu tak pernah lelah mendengar.
Maka disinilah saya.
Dengan kepala tertunduk dihadapMu, meratap malu-malu.

Tuhan yang selalu mengerti.
Jika saya merasa sudah cukup mencoba semampu saya,
Memberikan yang terbaik dari saya,
Namun lalu baginya saya hanyalah duri yang melukai.
Saya harus bagaimana..
Hati saya nyeri karena ketidakmengertian saya.

Tuhan yang selalu ada waktu meskipun tak pernah berhenti sibuk.
Saya lelah menjadi penyakit baginya.
Saya bosan akan kesedihan yang saya hibahkan padanya.
Saya marah pada api yang saya sulutkan selalu pada sabarnya.
Kaki saya tak mampu menyangga rasa bersalah seorang diri.
Saya butuh bersandar dan menyeka keringat saya yang terlanjur bercampur dengan air mata.

Tuhan sayang, tolong peluk saya.
Hangatkan diri saya.
Lalu redakan hitam yang terlalu pekat pada malam saya.

Tuhan yang setia,
Percaya saya. Saya ingin menjadi lebih baik baginya.
Perempuan yang mampu menguraikan kelembutan tutur bahasa.
Yang memiliki hati luas tanpa batas untuk menerima kekurangannya.
Yang merengkuh kesalahannya dengan maaf yang ikhlas tak meninggalkan bekas.

Tuhan yang menghidupkan dan melumpuhkan keindahan rasa,
Izinkan saya menelan sakit semampu saya.
Biar dulu kering airmata saya, tak apa meski kerontang.
Biar dulu habis malam-malam saya panjatkan doa tentangnya.
Lalu, silahkan Kau gerakkan tanganmu untuk sesuatu atas nama kuasaMu.

Apapun itu, Engkau tahu kan Tuhan. Saya mencintainya. Tolong pertimbangkan itu ya, Tuhan.

Terimakasih saya tak terhingga…

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized.

Pernah Kamu Merasakannya? Tentang Daisy di Halaman Belakang

3 Comments Add your own

  • 1. refanidea  |  May 10, 2009 at 2:19 pm

    untung Tuhan tak punya hari libur San..
    24-7-30.. untuk Santi..! 🙂

    Reply
  • 2. Hajier  |  May 16, 2009 at 1:03 pm

    Pilihan yang tepat untuk berbagi
    Thanx God for all

    Reply
  • 3. EJEN  |  May 18, 2009 at 12:31 pm

    TERIMAKASIHLAH KEPADA TUHAN YG TELAH MENANAM KITA DI BUMI

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


warna-warniku

yang menghampiri

  • 40,914 pasang kaki

%d bloggers like this: